Kesehatan

Diabetes : Penyebab, Gejala, dan Pencegahannya

diabetes

Bantutetangga.com – Tetangga Baik di sini siapa yang belum tahu dengan penyakit diabetes? Jika belum, Tetangga Baik perlu mengetahui penyebab, gejala, serta pencegahannya lho. Hal ini dikarenakan penyakit diabetes ini dapat terjadi pada siapa saja jika tidak dicegah dengan baik.

Kali ini, Pak RT akan mengupas tuntas penyakit diabetes ini. Jadi, simak baik-baik ya.

Gambaran Umum Diabetes

Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula (glukosa) yang tinggi dalam darah. Glukosa adalah sumber energi utama bagi tubuh manusia. Namun, pada penderita diabetes, glukosa tersebut justru tak dapat digunakan oleh tubuh. Akhirnya terjadi penumpukan gula ekstra dalam aliran tubuh.

Tetangga Baik harus tahu bahwa diabetes ini punya akibat yang serius dan fatal pada tubuh. Di antaranya dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai organ dan jaringan tubuh. Seperti jantung, ginjal, mata, dan saraf. Terdapat dua jenis utama diabetes, yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Penjabarannya adalah sebagai berikut:

Diabetes tipe 1: 

Terjadi ketika sistem kekebalan tubuh justru menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang memproduksi insulin. Akhirnya kadar glukosa dalam tubuh meningkat dan memicu kerusakan pada organ tubuh. Penyebabnya masih belum diketahui secara pasti. Namun, ada kemungkinan bahwa penyebabnya terkait dengan faktor genetik dan lingkungan.

Diabetes tipe 2:

Tipe 2 ini adalah diabetes yang paling banyak terjadi, bahkan sekitar 90-95%. Diabetes tipe 2 ini terjadi ketika tubuh tidak membuat cukup insulin sehingga insulin yang dihasilkan pun tidak bisa digunakan dengan baik.

Faktor Penyebab dan Risiko Diabetes

Diabetes disebabkan tubuh yang tidak mampu menggunakan glukosa darah ke dalam sel. Akhirnya glukosa jadi menumpuk dalam darah. Pada diabetes tipe 1, penyebabnya adalah sistem kekebalan tubuh yang seharusnya menyerang virus dan bakteri berbahaya, malah menyerang sel penghasil insulin. Tubuh jadi tak dapat memproduksi insulin sehingga menyebabkan penumpukan gula dalam darah.

Sementara pada diabetes tipe 2, tubuh menghasilkan insulin secara normal, tapi tak bisa digunakan untuk energi dalam tubuh.

Faktor risiko diabetes 1 dan 2 punya beberapa perbedaan. Pada diabetes tipe 1, faktor risikonya antara lain:

  • Faktor riwayat keluarga atau keturunan. Artinya seseorang punya risiko lebih tinggi terkena diabetes jika ada anggota keluarganya yang mengidap diabetes juga. Biasanya hal ini karena adanya hubungan secara genetik.
  • Faktor geografi, di mana orang yang tinggal di daerah yang jarang terkena matahari seperti negara Finlandia dan Sardinia, berisiko terkena diabetes tipe 1. Hal ini terjadi karena kurangnya asupan vitamin D dari sinar matahari.
  • Faktor usia. Penyakit ini biasanya banyak terdeteksi pada anak usia 7-14 tahun dan anak usia 10-14.

Sementara pada diabetes tipe 2, faktor risikonya terdiri atas:

  • Berat badan berlebih atau obesitas.
  • Jarang berolahraga.
  • Punya riwayat diabetes tipe 2 dalam keluarga.
  • Punya kadar lemak perut yang tinggi.
  • Biasanya terjadi pada usia di atas 45 tahun. Meskipun tak menutup kemungkinan terjadi sebelum usia 45 tahun.

Gejala Diabetes

Sebenarnya, gejala diabetes terjadi secara bervariasi pada setiap pengidapnya. Secara umum, ada beberapa gejala yang dialami oleh pengidap diabetes tipe 1 maupun tipe 2, di antaranya:

  • Meningkatnya rasa haus.
  • Sering buang air kecil.
  • Mudah lelah atau merasa lelah terus menerus.
  • Penurunan berat badan tiba-tiba dan tidak jelas penyebabnya.
  • Penglihatan terganggu, contohnya pandangan yang kabur.
  • Terjadi infeksi terus menerus pada tubuh, biasanya pada bagian gusi, gulit, maupun area vagina pada wanita.

Jika Tetangga Baik mengalami gejala di atas secara terus menerus, maka sebaiknya periksakan ke dokter secepatnya. Hal ini perlu untuk mencegah lebih banyak komplikasi yang terjadi akibat diabetes.

Setelah mengenal gejala dan penyebabnya, Tetangga Baik perlu tahu cara pencegahan agar tidak terkena diabetes.

Pencegahan Diabetes

Jika sudah mengidap diabetes, biasanya pengobatan yang dilakukan adalah terapi insulin dan pemberian obat-obatan tertentu. Namun, terdapat perawatan yang bisa dilakukan untuk mencegah atau menurunkan risiko diabetes, antara lain:

  • Mengatur menu makanan menjadi lebih sehat.
  • Rutin olahraga dan lakukan aktivitas fisik.
  • Menjaga berat badan.
  • Berhenti merokok.
  • Hindari konsumsi minuman beralkohol.
  • Kelola stres dengan baik.
  • Istirahat yang cukup.
  • Rutin melakukan pengecekan gula darah, setidaknya sekali dalam satu tahun.

Bagaimana, Tetangga Baik? Sudah paham apa saja penyebab, gejala, sampai pencegahan diabetes? Kalau sudah, mari kita sadari sejak dini akan pentingnya hidup sehat. Jangan lupa ingatkan keluarga bahkan tetangga untuk menjaga kesehatan.

Baca juga : Ketahui Pengertian dan Perbedaan Disabilitas dan Difabel

Sumber:
Diabetes – Gejala, Penyebab, dan Pengobatan | Halodoc
Diabetes – Gejala, penyebab dan mengobati – Alodokter